Dalam rangka melaksanakan pembinaan terhadap Kelembagaan Petani sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016, maka pada hari Selasa (10/09/19), Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (KP3) Kota Metro melakukan Sosialisasi Sosialisasi Penyusunan RDK dan RDKK Tahun 2020 Tingkat Kota Metro dan Evaluasi Penebusan Pupuk Bersubsidi dengan Pola Billing System. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas KP3 dibuka langsung oleh Kepala Dinas KP3, Bapak Hery Wiratno, SP dan dihadiri sekitar 60an peserta yang terdiri dari, para penyuluh pertanian, pengurus kelompoktani, distributor dan kios/pengecer pupuk seKota Metro.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para penyuluh yang pada awal musim tanam ini telah melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para petani terkait persiapan musim tanam, sehingga dengan air irigasi yang masuk ke areal persawahan kita per 1 September, para petani sebagian besar telah melakukan persemaian dan pengolahan tanah.” Demikian disampaikan Kadis KP3 dalam sambutannya. Lebih jauh ia memberikan arahan agar pendataan para petani yang telah dilakukan penyuluh melalui RDKK online sebagai basis data untuk implementasi Kartu Petani Berjaya sebagai program Pemerintah Provinsi Lampung terus diperbaharui sehingga dapat dengan  tepat menjangkau sasaran penerima subsidi melalui kartu tersebut.

“Oleh karena itu, inovasi perlu dilakukan oleh para penyuluh, tidak biasa-biasa dan rutinitas semata agar apa yang telah berhasil dilaksanakan dapat terus ditingkatkan dengan lebih baik lagi. Melalui inovasi yang sederhana yaitu dengan melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan dengan cara dan pendekatan yang baru agar kegiatan penyuluhan dapat berjalan dengan lebih berhasil guna.” Tambahnya.

Acara diisi pula dengan pemaparan rencana implementasi Kartu Petani Berjaya oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas KP3, Wiji, SP, pemaparan realisasi pendistribusian pupuk bersubsidi oleh Distributor pupuk Ramayana dan Gresik Cipta Sejahtera dan materi Pengawalan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Dan Implementasi E-Rdkk

Pada Kartu Petani Berjaya oleh Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas KP3, Herman Susilo, SSi, MTA.

Terkait penyerapan pupuk yang  sampai Agustus 2019 belum mencapai 50%, Kabid Penyuluhan menyampaikan bahwa hal tersebut dikarenakan pada Musim Tanam II yang lalu di Kota Metro tidak ada pertanaman padi sawah akibat kurangnya pasokan air irigasi sehingga kebutuhan pupuk petani pun sedikit. “Saya telah menyampaikan kepada para penyuluh agar memotivasi petani untuk melakukan penebusan seluruh kuota  pupuk bersubsidi yang tersedia agar MT III rendeng ini kebutuhan pupuk tercukupi dan kalaupun tersisa maka pupuk tersebut dapat digunakan di musim tanam berikutnya. Hal ini sekaligus sebagai antisipasi apabila di awal tahun ketersediaan pupuk sedikit terganggu akibat sistem penebusan yang belum siap.” Katanya menjelaskan. Sementara itu, menurutnya Kota Metro telah siap seandainya pola distribusi pupuk bersubsidi akan berubah dari Billing System ke Kartu Petani Berdaya. “Saya kira dari segi infrasutruktur dan pengalaman petani dalam Billing system sejak 2017, Kota Metro telah siap untuk  dilakukan uji coba Kartu Petani Berjaya .” (hermansag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *