Berita Study Tiru Dinas Perikanan Musi Banyuasin ke UPTD Balai Benih Ikan dan Unit Pembenihan Rakyat Kota Metro

Study Tiru Dinas Perikanan Musi Banyuasin ke UPTD Balai Benih Ikan dan Unit Pembenihan Rakyat Kota Metro




Rabu (2/11/2022), rombongan Dinas Perikanan dan Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin melakukan kunjungan ke UPTD Balai Benih Ikan Kota Metro dalam rangka Study Tiru Teknologi Ikan Baung dan Pengembangan Pakan Mandiri.

Bapak Hendra Tris Tomy, S.STP., M.Ec.Dev, selaku Kepala Dinas Perikanan Musi Banyuasin memberikan sambutan langsung terkait tujuan utama kunjungan di UPTD BBI Kota Metro. Beliau menyebut, dengan areal pembenihan di Musi Banyuasin yang mencapai dua kali lipat lebih luas, hasil yang dicapai mungkin baru seperempat produksi di UPTD BBI Kota Metro.

Ibu Dian Rachmasari, S.E., M.Si selaku perwakilan dari Bappeda Musi Banyuasin turut hadir dalam program ini. Disampaikan bahwa selama ini di Musi Banyuasin belum terdapat pembenihan ikan baung, baik di UPTD maupun UPR, sehingga masih mengandalkan tangkapan alam maupun penjualan dari daerah lain. Untuk alasan itulah, dinilai penting untuk diadakannya Study Tiru Teknologi Perikanan ini.

Kunjungan ini diterima dengan baik oleh Kepala UPTD BBI, Bapak Akhmadi, S.ST., terutama dalam rangka mewujudkan Visi Misi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro untuk menjadikan Landbaw sebagai Pusat Pelatihan Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Metro.

Bapak Donald Panjaitan, S.Pi, selaku Kepala Unit BBI Landbaw hadir sebagai pemateri pembenihan baung. Selama kurang lebih setengah jam, peserta mendapatkan materi dasar pembenihan baung. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke kolam pembenihan baung yang ada di UPTD BBI Unit Landbaw.

Selain di UPTD BBI, rombongan juga diajak menemui sejumlah UPR Kota Metro, salah satunya Pokdakan Sakana Jaya Asri, Metro Barat untuk melihat praktik pembuatan pakan alami terapung. Bapak Warsono selaku pengelola memaparkan teknik pembuatan pakan mandiri terapung sekaligus mempraktikkannya. Rombongan terlihat antusias untuk menyerap berbagai ilmu seputar teknologi pembuatan pakan terapung. Perlu diakui, banyak bantuan pemerintah yang akhirnya menganggur akibat kurangnya pengetahuan pembuatan pakan ini, tutur salah seorang peserta kunjungan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan agar teknologi pakan mandiri diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin sehingga bantuan pemerintah berupa alat-alat dan mesin dapat dimanfaatkan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

PELATIHAN RICE TRANSPLANTER BAGI PETANI SEBAGAI UPAYA MEKANISASI PERTANIAN DI KOTA METROMETROPELATIHAN RICE TRANSPLANTER BAGI PETANI SEBAGAI UPAYA MEKANISASI PERTANIAN DI KOTA METROMETRO



Melalui Subkoordinator Sarana dan Prasarana Pertanian Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP),  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KP3) Kota Metro mengadakan pelatihan singkat alat mesin pertanian rice transplanter