Visi merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan pembangunan daerah. Visi Pembangunan Kota Metro Tahun 2021- 2026 merupakan penjabaran dari visi Kepala Daerah terpilih, yaitu dr. H. Wahdi, Sp.OG dan Drs. H. Qomaru Zaman, MA yang selanjutnya menjadi dasar perumusan prioritas pembangunan daerah. Visi ini juga disusun mengacu pada RPJPD Kota Metro Tahun 2005-2025 dimana Kota Pendidikan dan Masyarakat Sejahtera menjadi tujuan akhir pembangunan pada Tahun 2025. Tahap keempat RPJPD diarahkan pada terwujudnya kemandirian budaya perilaku masyarakat/ Pusat Kemandirian Budaya. Dalam periode 2021-2026, visi pembangunan Kota Metro adalah :
“Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya”
Memperhatikan visi di atas, maka ada 4 (empat) pokok visi yang akan menjadi inti dalam pelaksanaan pembangunan 5 (lima) tahun kedepan. Adapun pokok-pokok visi tersebut adalah :
- Kota Metro Berpendidikan
Kota Metro Berpendidikan diwujudkan dengan membentuk Generasi Emas Metro Cemerlang (GEMERLANG), yaitu masyarakat cerdas yang mempunyai daya saing di tingkat nasional dan global dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan ideologi Pancasila. Pembentukan Generasi Emas Metro Cemerlang akan
dilaksanakan dengan membangun dan memperkuat Intelligence Quotient atau IQ (kecerdasan intelektualitas yang menjadi tolok ukur berkehidupan dalam masyarakat); Spiritual Quotient atau SQ (kecerdasan spiritual yaitu kecerdasan jiwa yang membantu untuk mengembangkan diri dengan nilai-nilai positif); Emotional Quotientatau EQ (kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk menerima, menilai, dan mengelola serta mengontrol diri dan orang lain di sekitarnya dalam kehidupan bermasyarakat) dan PhysicalQuotient, yaitu kemampuan seseorang dalam menjaga kebugaran atau kesehatan dirinya sendiri.
- Kota Metro Sehat
Kota Metro Sehat diwujudkan dengan membangun masyarakat yang sehat secara jasmani, rohani dan sehat secara sosial. Dengan fisik dan jiwa sehat, diharapkan masyarakat dapat berinteraksi sosial tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama, atau kepercayaan, status sosial, ekonomi, politik dengan tetap mengedepankan nilai-nilai agama, budaya dan kearifan lokal. Metro Sehat akan dilaksanakan melalui peningkatan derajat kesehatan, peningkatan kehidupan beragama dan budaya gotong-royong.
- Kota Metro Sejahtera
Kota Metro Sejahtera merupakan kondisi masyarakat Kota Metro yang makmur dengan pendapatan yang baik sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan jasmani, rohani dan social untuk dirinya, keluarga dan masyarakat. Kota Metro Sejahtera akan diwujudkan melalui penguatan perekonomian lokal yang menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat Kota Metro. Penguatan perekonomian lokal dilakukan dengan membentuk masyarakat yang produktif dan berdaya saing melalui pengembangan ekonomi kreatif dan pemanfaatan teknologi informasi.
- Kota Metro Berbudaya
Kota Metro Berbudaya merujuk pada perilaku masyarakat Kota Metro agar memiliki dan secara alamiah mengedepankan sikap yang berbudaya dalam kehidupan sehari-hari. Berbudaya akan diwujudkan melalui penanaman nilai-nilai budaya dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik maupun dalam sistem
pemerintahan sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan global tanpa menghilangkan jati diri sebagai anak bangsa.
- Misi
Dalam rangka mencapai Visi “Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya”, maka ditetapkan 5 (lima) misi pembangunan tahun 2021- 2026, yaitu sebagai berikut :
- Misi 1 : Mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat nasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan.
- Misi 2 : Mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani, dan sehat secara sosial.
- Misi 3 : Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik secara efektif, efisien, berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan.
- Misi 4 : Meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang teknologi, inovasi dan ekonomi kreatif.
- Misi 5 : Mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik (GoodGovernance), terhormat, dan bermartabat.
Diantara Misi Walikota Metro Tahun 2021-2026 yang terkait secara langsung dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro adalah Misi nomor 4 yaitu: Meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang teknologi, inovasi dan ekonomi kreatif.
Komitmen perwujudan Misi 4 akan dilaksanakan melalui :
- Menciptakan model-model usaha baru dengan sistem kemitraan antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan perguruan tinggi
- Mengintegrasikan objek wisata yang ada di Kota Metro melalui sistem informasi data terpadu
- Membangun cerative-hub sebagai tempat dengan ruang-ruang untuk bekerja bagi komunitas-komunitas kreatif sekaligus menjadi incubator bisnis industry kreatif
- Meningkatkan bantuan sarana produksi pertanian dan alat mesin pertanian untuk mendukung peningkatan sistem intensifikasi pertanian.
Program Kerja :
- Kemitraan Meningkatkan Produk Hasil Pertanian Melalui Bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) bagi Petani
- Pembukaan 22 Pusat Wirausaha Baru.
- Pembukaan Pusat Distribusi Bahan Pokok di 5 (lima) Kecamatan
- Program Kemitraan Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat untuk Riset dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat (PROGRAM METRO CREATIVE- HUB).
- Membangun Creative-Hub (pemasaran produk UMKM berbasis digital)
- Penciptaan Iklim Wisata Keluarga Terintegrasi.
- Program Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga.
- Program Penguatan Distribusi dan Pemasaran.
Dalam rangka mewujudkan visi dan misi, telah dtetapkan 9 (sembilan) program prioritas yang akan dilaksanakan selama 5 tahun kedepan. Program prioritas ini adalah program utama yang telah disampaikan kepada masyarakat Kota Metro pada saat pelaksanaan Pilkada lalu. Dengan kata lain, program prioritas ini adalah program yang telah dijanjikan untuk diwujudkan selama kurun waktu lima tahun kedepan. Berikut adalah program prioritas dimaksud :
- Peningkatan Layanan Masyarakat melalui Kartu Metro Ceria (Satu Kartu Banyak Manfaat);
- Peningkatan Insentif bagi Pegiat Keagamaan, Pendidikan, Kesehatan, dan Para Pamong;
- Pembebasan Iuran BPJS Kelas III, dengan pelayanan yang berkualitas;
- Merealisasikan Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran;
- Menghadirkan layanan masyarakat terpadu dan cepat, melalui Mall Pelayanan Publik Satu Atap (Mall Melesat);
- Peningkatan Sarana Prasarana Jalan, Lampu/Penerangan Jalan dan IOT (Internet Of Things);
- Revitalisasi Fasilitas Olahraga dan Budaya
- Bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk Petani
- Membangun Creative-Hub, yaitu sentra produksi dan pemasaran / E-comerrce di 5 (lima) Kecamatan dan 22 (dua puluh dua) Kelurahan.