Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Pelatihan Wirausaha Muda di Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Metro Lestari Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat, 2 – 4/05/19 yang lalu, Kementerian Pertanian RI menyerahkan bantuan sarana pelatihan melalui Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung pada Jumat, 15/08/19. Bantuan sarana berupa LCD proyektor, printer dan pengeras suara itu diserahkan langsung oleh Kepala BPP Lampung, Dadan Sunarsa, SP, MM dan diterima oleh Sunarno, Ketua P4S Metro Lestari.

Menurut Dadan dalam sambutannya, P4S Metro Lestari ini merupakan salah satu P4S dari dua belas P4S yang terpilih di wilayah kerja BPP Lampung yang meliputi Provinsi Lampung, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan. “Saya kira P4S Metro Lestari sudah tidak diragukan lagi peran sertanya selama ini dalam membantu pemerintah meningkatkan kompetensi petani melalui pelatihan dan permagangan. Apalagi pemerintah pusat telah mencanangkan tahun peningkatan SDM di seluruh Indonesia. Maka ke depan, P4S-P4S yang ada dapat melayani masyarakat petani terutama dengan mengadakan pelatihan wirausaha petani muda milenial agar siap memasuki dunia industri 4.0” kata Dadan saat memberikan sambutan.

“Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian merasa puas terhadap Pemerintah Kota Metro yang melalui Dinas Pertanian setempat sangat bagus dalam merespon kebijakan kementerian untuk terus menumbuhkan, membina dan mendampingi P4S yang ada. Diharapkan melalui pelatihan wirausaha muda yang telah dilakukan, nanti akan ada perwakilan dari Metro yang dapat dikirim pemerintah untuk mengikuti program magang di Jepang.” Lanjutnya.

Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KP3), Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, Herman Susilo, S.Si, MTA mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dengan memilih P4S Metro Lestari menerima bantuan sarana pelatihan. Menurut Herman, saat ini di Kota Metro setidaknya terdapat 5 P4S yang aktif dan tahun ini, direncanakan ditumbuhkan lagi 2 P4S, salah satunya P4S Telaga Rizky Yosodadi, khusus komoditas susu kambing perah dan P4S Kelompok Tani Subur I Karangrejo yang bergerak di budidaya tanaman sayur. “Penumbuhan P4S menurut saya sejalan dengan visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan, karena proses pendidikan luar sekolah atau nonformal melalui pelatihan dan permagangan di P4S khususnya yang berkaitan dengan dunia pertanian selama ini dapat berlangsung. Beberapa P4S misalnya telah menerima kalangan masyarakat (petani) maupun siswa/mahasiswa dari Metro maupun luar Metro untuk belajar dan berlatih mengenai budidaya berbagai komoditas pertanian yang ada. Untuk itu, dinas KP3 akan terus melakukan pembinaan sebagaimana diamanatkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 tahun 2016 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan P4S ” imbuhnya.(hermansag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *