Berita KEWASPADAAN TERHADAP ANCAMAN MASUKNYA PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) PADA TERNAK DI KOTA METRO

KEWASPADAAN TERHADAP ANCAMAN MASUKNYA PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) PADA TERNAK DI KOTA METRO




Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus yan besifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap (Sapi, Kerbau, Kambing, Domba, Babi dan ruminansia lainnya). Penyakit ini ditandai dengan adanya pembentukan vesikel/lepuh dan erosi mulut, lidah, gusi, nostril, puting dan kulit sekitar kuku. Meskipun tidak menular kepada manusia, akan tetapi PMK dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang besar akibat menurunnya produksi dan menjadi hambatan dalam perdaganan hewan dan produknya.

Saat ini belum ditemukan adanya PMK di Wilayah Kota Metro, dan agar tidak terjadi penularan penyakit PMK di Wilayah Kota Metro, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro telah melaksanakan:

  1. Rapat koordinasi kewaspadaan penyakit PMK yang telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 09 Mei 2022 di Lingkungan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro untuk menentukan langkah-langkah pencegahan.
  2. KIE terhadap masyarakat mengenai gejala klinis penyakit PMK, tata cara pencegahan dengan biosecurity dan mobilitas ternak, tindakan pelaporan dan pengendalian apabila terdapat ternak milik masyarakat yang mengalami gejala PMK.
  3. Deteksi dini penyakit PMK dengan melakukan surveilans terhadap ternak milik masyarakat di wilayah Kota metro.

Langkah-langkah pencegahan tersebut masih terus dilaksanakan sebagai bentuk kewaspadaan Pemerintah Kota Metro terhadap PMK pada ternak.

Related Post

Dinas ketahanan pangan pertanian dan perikanan Kota Metro, melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Kepegawaian bertempat di Aula DKP3.Dinas ketahanan pangan pertanian dan perikanan Kota Metro, melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Kepegawaian bertempat di Aula DKP3.

Hari Selasa 29 Maret 2022, Rakor dipimpin langsung Kadis DKP3 dan dihadiri seluruh jajaran pejabat struktural, fungsional dan staf. Hadir Dalam Rakor tersebut, Anggota Tim TP2I (Tim percepatan pembangunan dan